Skip to main content

Posts

Ciptakan Lingkungan Yang Murni

Salah satu kebenaran abadi tentang hidup sukses dapat di ungkapkan secara sederhana: pikiran Anda membentuk dunia anda, apa yang Anda pikirkan,Apa yang Anda fokuskan  adalah ramalan yang terwujud dengan sendirinya, apa yang Anda perhatikan akan menentukan nasib Anda. dup memberi Anda apa yang Anda harapkan darinya. Seperti yang dikatakan Helen Keller, "Tidak ada orang pesimis yang pernah menemukan rahasia bintang, atau berlayar ke negeri yang belum dipetakan, atau membuka surga baru bagi jiwa manusia." Berdasarkan prinsip ini, langkah pertama untuk menjadi orang yang lebih bahagia dan tenteram adalah dengan mengelola pikiran Anda dan memurnikan pikiran Anda. Salah satu cara terbaik untuk memulai pekerjaan batin ini adalah dengan meningkatkan kualitas lingkungan pribadi Anda. Selama bertahun-tahun saya memahami bahwa lingkungan sekitar membentuk suasana hati, pikiran, dan impian kita.  Perhatikan baik-baik lingkungan Anda. Pikiran Anda di bentuk oleh orang-orang ya...
Recent posts

memotong waktu untuk bermain game

Hal terburuk yang aku lakukan akhir akhir ini dalam hidupku adalah aku terlalu over bermain game sampai aku kadang lupa waktu.  Dan aku sungguh inggin memotong waktuku bermain game, mungkin hanya bermain game 1 jam per hari, dan mengontrol hal itu, dengan prilaku disiplin .  Jujur aku inggin berubah dalam hal itu, karna jika aku bisa melakukan hal tersebut aku bisa melakukan kegiatan produktif lainya 

Going Through a Day Without a Watch

Last fall, I did something I hadn't done in years: I left my watch at home and spent the entire day without looking at the time. Instead of living by the clock and planning everything I would do that day, I just lived in the moment and did whatever I wanted to do. I became a more complete person, not just a busybody. Early one morning, I went for a long walk in the woods. It's one of my favorite activities. I brought along an old copy of Walden by social philosopher Henry David Thoreau, a book I'd grown to love. After finding a beautiful spot to sit and read, I experienced one of those moments of synchronicity when something perfect happens at just the right time. For me, it was randomly opening the book and finding the following paragraph before me: On the positive side, he began to realize that he felt relaxed and began to laugh more than before he had undertaken this personal development initiative. Because of the semar saliva mor around him and the new aware...

Bersyukur

Mustahil menjadi negatif ketika kita bersyukur, mustahil mengkritik da menyalahkan ketika kita bersyukur. Mustahil merasa sedih atau memiliki perasaan negatif ketika kita bersyukur. Dan kabar terbaiknya adalah jika kita memiliki situasi negatif di dalam hidup kita saat ini, tidak diperlukan waktu lama untuk mengubahnya dengan syukur. Situasi negatif akan menghilang dalam satu tiupan. Persis seperti sulap.  " Marilah kita bangun dan bersyukur, karna jika kita tidak belajar hari ini, setidaknya kita belajar sedikit, dan jika kita tidak belajar sedikit setidaknya kita tidak sakit dan jika kita menjadi sakit, setidaknya kita tidak mati. Jadi marilah kita bersyukur. - sidahartha gautama- Dan jika ada masalah atau situasi kecil yang muncul di masa depan, ingatlah untuk memadamkan bara dengan syukur sebelum dia membesar menjadi api. Pada saat yang sama, anda akan menyalakan keajaiban di dalam hidup anda

Make Peace with Imperfection

I have never met a perfectionist who lives peacefully. The need to be perfect and the desire for inner peace often pull us in opposite directions. When we insist that something must be a certain way instead of accepting it as it is, we may already have lost the battle. Rather than feeling satisfied and grateful for what we have, we fixate on what is missing and feel compelled to acquire or change it. If we are always convinced that something is lacking, we will remain trapped in disappointment and dissatisfaction. This struggle can appear in many areas of life: our appearance, a messy wardrobe, scratches on our car, imperfect achievements, excess weight, or the imperfections of other people. We may criticize someone’s behavior, physical appearance, or lifestyle while believing that everything should be improved. Yet constantly fighting against imperfection can distance us from our desire to become kind and gentle people. This does not mean we should stop trying our best. Gr...

Don't Sweat the Small Stuff

Often we worry about things that we have observed more deeply but turn out not to be a problem.we get hung up on small problems and exaggerate them too much. For instance, if someone overtakes our vehicle, instead of simply letting it go and getting on with our day, we convince ourselves that we have the right to be angry.we act out imaginary fights in our heads. Many people actually end up recounting this incident to others, rather than simply forgetting about it. Why don't we just let that person who might have an accident somewhere else? try to sympathize with the person and imagine how stressful it is to be in a hurry. In this way our sense of comfort is not disturbed and we are protected from the impact of other people's personal problems. many similar little things happen every day in our lives. having to wait for our turn to listen to unfair criticism and having to shoulder the bulk of the work all of that will be very helpful if we don't learn not to swe...

Kelas Menengah Di Gempur Ketidak Pastian – Chatib Basri & Gita Wiryawan

  Pada Video Endgame #216 bersama Gita Wirjawan dan Chatib Basri membahas kondisi kelas menengah Indonesia yang sedang menghadapi ketidakpastian ekonomi. Berikut poin-poin penting yang bisa diambil: -           Kelas Menengah Sebagai Tulang Punggung Ekonomi :Chatib Basri menekankan bahwa kelompok ini sangat rentan terhadap guncangan, baik dari inflasi, suku bunga, maupun ketidakpastian global. -           Ketidakpastian global : Faktor eksternal seperti geopolitik, harga komoditas, dan kebijakan moneter negara maju ikut menekan daya beli masyarakat. -           Kebijakan fiskal dan moneter: Diskusi menyoroti bagaimana pemerintah harus menyeimbangkan antara menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan. Chatib Basri  menjelaskan bahwa Kelas menengah mudah terguncang: Mereka punya aspirasi untuk naik kelas, tapi sekaligus bisa turun ke b...